Harianelvanonews.com,Tubaba – Meski hingga saat ini belum ada bakal calon yang mendaftarkan diri, Panitia Penjaringan dan Pemilihan Bakal Calon (Bacalon) Kepala Tiyuh Wono Dadi, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat, tetap optimistis seluruh tahapan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) akan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pendaftaran bakal calon resmi dibuka setelah panitia menyelesaikan rangkaian sosialisasi kepada masyarakat. Namun, hingga Senin (27/7/2026), belum satu pun berkas pendaftaran yang diterima.
Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Kepala Tiyuh Wono Dadi, Wiranto, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar informasi mengenai pendaftaran dapat diketahui seluruh warga.
“Kami sudah mengupayakan semaksimal mungkin agar seluruh warga mengetahui proses penjaringan bakal calon Kepala Tiyuh. Sosialisasi dilakukan melalui grup WhatsApp, pemasangan baliho, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Tiyuh, jamaah yasinan, Posyandu, TPA, dan berbagai elemen masyarakat lainnya agar informasi pendaftaran dapat menjangkau seluruh warga,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat Panitia.
Menurut Wiranto, masa pendaftaran telah dibuka sejak 20 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 30 Juli 2026. Meski belum ada calon yang menyerahkan berkas, panitia tetap yakin masyarakat masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
“Hingga saat ini belum ada pengajuan atau penyerahan berkas pendaftaran dari bakal calon. Namun, tahapan pendaftaran masih berlangsung hingga 30 Juli 2026, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat, panitia akan memperpanjang jam pelayanan pada hari terakhir pendaftaran.
“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang memiliki niat mengabdi sebagai Kepala Tiyuh. Oleh karena itu, pada hari terakhir pendaftaran, 30 Juli 2026, pelayanan akan dibuka hingga pukul 23.59 WIB,” jelasnya.
Panitia berharap masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memanfaatkan sisa waktu pendaftaran untuk ikut berpartisipasi dalam kontestasi demokrasi di tingkat tiyuh.
Kehadiran bakal calon dinilai penting agar proses pemilihan berlangsung kompetitif, partisipatif, dan mampu menghasilkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi Tiyuh Wono Dadi.








